Jatah Pupuk ZA dan TSP Tahun 2021 di Sragen Dihapuskan, Ini Jatah Pupuk Yang Tersisa

Ilustrasi pupuk bersubsidi / tempo.co
  • Bagikan
Ilustrasi pupuk bersubsidi / tempo.co

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Di tengah kondisi ekonomi yang sulit bersamaan dengan berlangsungnya pandemi, ternyata jatah alokasi pupuk bersubsidi bagi petani di Sragen dipangkas.

Hal ini, tentu saja membawa dampak yang makin ngenes bagi kalangan petani.

Tidak hanya itu, bahkan dua jenis pupuk anorganik bersubsidi jenis TSP dan ZA, sudah tidak lagi diberikan alias dihapus.

Baca Juga :  Wilayah Tanon dan Plupuh,  Sragen Dihajar Hujan dan Angin Kencang. 20 Rumah Rusak dan Sejumlah Pohon Bertumbangan

Padahal dua pupuk itu selama ini sudah menjadi menu wajib bagi petani dalam melakukan pemupukan. Sementara harga pupuk non subsidi juga semakin mahal.

Penghapusan TSP dan ZA itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari.

Baca Juga :  Gojekan di Atas Motor Akhirnya Nggloyor, Sepeda Motor Ini Nggasak Avanza. 2 Orang Luka Parah, Sorang Luka Ringan

Saat menghadiri pembukaan demplot lahan pemupukan berimbang di Sidoharjo, ia mengatakan bahwa jatah pupuk bersubsidi untuk Sragen, memang dikurangi lagi tahun ini.

“Terkait pupuk bersubsidi memang alokasinya dikurangi lagi. Tahun ini SP 36 tidak ada untuk tanaman pangan, ZA juga sudah tidak ada,” paparnya di hadapan perwakilan kelompok tani (Poktan) yang hadir.

  • Bagikan