GROBOGAN.NEWS Grobogan

Pengunjung Terminal Purwodadi Jalani Rapid Antigen

Petugas Satgas Penanganan Virus Corona atau Covid-10 Kabupaten Grobogan kembali menggencarkan rapid tes antigen Jumat (12/2).Ist

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Petugas Satgas Penanganan Virus Corona atau Covid-10 Kabupaten Grobogan kembali menggencarkan rapid tes antigen. Pada Jumat (12/2), sebanyak sepuluh pengunjung Terminal Purwodadi mengikuti rapid tes antigen.

Para pengunjung yang menjalani rapid antigen diambil sample lendirnya dari petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan. Kegiatan tersebut juga digelar kampanye disiplin protokol kesehatan serta pembagian masker dan penyemprotan disinfektan.

Baca Juga :  Rumah Milik Seorang Nenek Berusia 79 Tahun Asal Toroh Hangus Terbakar

“Pada hari ini Jumat (12/2), Satlantas Polres Grobogan didampingi dinas-dinas terkait melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan rapid tes antigen kepada masyarakat yang ada di dalam terminal,” terang AKBP Jury.

Pihaknya menjelaskan, kegiatan ini dipusatkan di Terminal Purwodadi yang merupakan lalu lintas masyarakat dari lintas daerah.

Meskipun di wilayah Grobogan statusnya masih zona oranye, hal ini tetap diperhatikan mengingat terminal tersebut merupakan lalu lintas tercepat dari satu arah ke arah lainnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Tahap II Berjalan Lancar

“Maka kami mengadakan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan seperti yang bisa dilihat tadi, ada rapid tesnantigen,” terang Kapolres Grobogan.

“Dimana, dari rapid tes tersebut, kesepuluh pengunjung terminal dinyatakan nonreaktif,” imbuh Kapolres.

Meski demikian, Kapolres tetap memberikan imbauan kepada mereka agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya berharap kepada masyarakat agar di libur panjang Imlek, lebih baik di rumah saja.

Baca Juga :  Vaksinasi Tahap Kedua di Grobogan Dilaksanakan Mulai Hari Ini, Para Tenaga Pelayanan Publik Diutamakan

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Grobogan agar di libur panjang Imlek ini, lebih baik di rumah saja. Kalaupun harus berpergian itu memang karena ada sesuatu yang sangat penting dan harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar dia.

“Mudah-mudahan, dengan tinggal di rumah saja, angka Covid-19 di wilayah ini akan menurun,” terang dia. Arya