GROBOGAN.NEWS Solo

Cita-cita Kerja di Korea Pupus, Vikky Malah Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Jenazah korban tertimpa pohon saat sebelum dievakuasi / Foto: Wardoyo
IMG 20210128 003143
Jenazah korban tertimpa pohon saat sebelum dievakuasi / Foto: Wardoyo

SRAGEN,  GROBOGAN.NEWS – Cita-cita Vikky Nur Hidayat (20) asal Dukuh Manding RT 8/4, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen itu memendam cita-cita untuk bekerja di Korea.

Tapi apa mau dikata, ternyata nasib betkata lain. Ia tewas dengan cara tragis,   tertimpa pohon tumbang usai hujan deras mengguyur.

Insiden tragis itu terjadi  di jalan raya dekat Terminal Pilangsari, Ngrampal, Selasa (26/1/2021) petang.

Sempat bertahun-tahun sebenarnya is mempersiapkan diri, Vicky kemudian memanfaatkan waktu menunggu keberangkatan sambil bekerja menjadi buruh pabrik di wilayah Mahbang, Sambungmacan.

Namun rupanya Yang Kuasa berkehendak lain.
Putra bungsu dari seorang PNS di Kecamatan Tangen bernama Suwardi itu harus mengubur impiannya bekerja di Korea akibat tewas tertimpa pohon saat pulang kerja.

“Sudah tahunan dia berencana kerja di Korea, beberapa bulan lalu sudah mengurus prosesnya. Tapi keberangkatan tertunda karena Corona. Nah sambil mengisi waktu nunggu keberangkatan, dia kerja di pabrik Mahbang itu,” papar Kades Mojorejo, Suharno, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga :  Warga Gemolong Heboh oleh Kemunculan Ular Piton yang Melingkar di Kayu Usuk Rumah Warga

Suharno menguraikan,  sebenarnya tak ada firasat apapun dari keluarga. Hanya saja, saat kejadian, korban memang tak biasanya melewati jalur Pilangsari.

Biasanya almarhum pulang dari pabrik melewati antara dua jalur yakni lewat Tunjungan Gondang atau lewat jalur Bener Ngrampal.

“Kok ndelalah kemarin nggak lewat dua jalur yang biasanya dilewati. Tapi ceritanya, almarhum mau ambil jatah voucher BBM milik bapaknya. Nah, ambilnya kalau nggak di SPBU Nglangon, ya di SPBU Pilangsari. Nah kemarin itu ambil vouchernya di SPBU Pilasangri. Dan pulangnya lewat dekat terminal dan kejadian itu,” terangnya.

Kepergian almarhum nan tragis itu tak pelak menghadirkan duka mendalam bagi keluarga almarhum.

Bahkan orangtuanya sempat syok mendapati musibah kehilangan buah hati tercinta mereka selama-lamanya. Prosesi pemakaman almarhum juga diiringi duka dan air mata.

“Vicky itu anak kedua dari dua bersaudara. Bapaknya, Pak Suwardi beliau PNS di Kecamatan Tangen, ibunya ibu rumah tangga. Kemarin langsung dimakamkan habis magrib sekitar pukul 18.30 WIB di Mojorejo,” urai Suharno.

Baca Juga :  Buruh Tleser Padi di Sragen Tewas Tersambar Petir, Keluarga Besar SMK Pelita Bangsa Sumberlawang Berduka

Kades menguraikan almarhum Vicky meninggal saat dalam perjalanan pulang dari kerja menuju ke rumah. Seusai menukar voucher BBM dan hendak pulang, ia tewas tertimpa pohon saat melintas di jalan raya dekat Terminal Pilangsari tepatnya di wilayah Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi pada pukul 14.30 WIB. Menurut keterangan sejumlah saksi, saat kejadian korban tengah mengendarai motor di tengah kondisi hujan deras disertai angin kencang.

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis di Masaran Sragen, Pemotor Wanita Gasak Balita 3 Tahun Hingga Patah. Korban Digasak Saat Menyeberang

“Betul ada kejadian tersebut, tepatnya di dekat Terminal Pilangsari di wilayah Kecamatan Ngrampal,” ujar Kapolsek Ngrampal AKP Lukman Tri Nofianto, kepada wartawan, Selasa (26/1/2021).

Baca Juga :  Air Merah Darah di Pekarangan Warga Tawangsari Sukoharjo Bikin Heboh Warga

Kapolsek menguraikan kejadian bermula ketika korban melintas dari arah perempatan Pilangsari ke arah selatan. Saat itu ada angin kencang dan turun hujan.

Malang tak dapat ditolak, saat melintas tiba-tiba pohon di tepi jalan tumbang menimpa korban.

Pohon berukuran cukup besar tersebut, tepat menimpa tubuh korban. Timpaan keras membuat korban tak bisa menghindar. Kapolsek menyebut korban tewas di lokasi kejadian.

“Kondisinya meninggal dengan luka di kepala dan leher. Ini saya perjalanan mengantar korban ke keluarga,” terangnya.

Terpisah, Wakil Ketua PMI Sragen Suwarno membenarkan musibah ini. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sragen menggunakan ambulans PMI Sragen.

“Setelah pohon tumbang yang menindih korban berhasil dipotong, korban dievakuasi dan dibawa ke ruang jenazah RSUD Sragen untuk dilakukan visum dan pemulasaraan jenazah,” paparnya. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/01/bercita-cita-kerja-di-korea-buruh-pabrik-yang-tewas-tertimpa-pohon-di-pilangsari-sragen-sebenarnya-tinggal-tunggu-keberangkatan-ternyata-ini-firasat-jelang-kepergiannya/