GROBOGAN.NEWS Demak

Kedisiplinan Anak-Anak dalam Taati Disiplin SOP Protokol Kesehatan Terus Diperluas

Tim Satuan Penegak Disiplin Protokol ( SPDP) Kesehatan Covid-19 Kabupaten Demak terus berupaya mengedukasi masyarakat termasuk kalangan anak-anak untuk mematuhi protokol kesehatan saat melaksanakan Salat Jumat di Masjid Jami’ Baiturohim Desa Balerejo Kecamatan Dempet, Jumat (13/11/2020) lalu. Foto: Istimewa

DEMAK, GROBOGAN.NEWS-Pandemi corona yang belum berakhir, membuat warga selalu menjaga kesehatan baik untuk diri sendiri, maupun keluarga.

Sudah semestinya, jika para orang tua mengajak anak untuk membiasakan anak menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Pemerintah Kabupaten Demak mengajak anak-anak di wilayahya disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 selama masa pandemi.

Kini, Tim Satuan Penegak Disiplin Protokol ( SPDP) Kesehatan Covid-19 Kabupaten Demak terus berupaya mengedukasi seluruh lapisan masyarakat termasuk anak-anak mengenai pentingnya penggunaan masker, di era kenormalan baru ini.

Baca Juga :  Di Desa Jragung Demak, Gubernur Ganjar Tekankan Pentingnya Penanaman Pohon

Seperti penegakan disiplin prokes yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Baiturohim Desa Balerejo kecamatan Dempet, Jumat (13/11/2020) lalu.

Pada saat Salat Jumat di masjid tersebut banyak diikuti jemaah anak-anak. Selain dari desa setempat, juga para santri Pondok Pesantren Miftahul Jannah yang lokasinya tidak jauh dari masjid.

Saat mendapati adanya anak yang tidak mengenakan masker, petugas tidak hanya memberikan masker, tapi juga memberikan pemahaman kepada mereka.

Antusiasme anak-anak terbilang tinggi. Dengan sabar mereka mengantre dan mendengarkan arahan petugas sebelum memasuki masjid.

Baca Juga :  Dalam 1,5 Bulan, Layanan SPAN Lapor Terima 212 Aduan

Koordinator Tim IX SPDP Kesehatan Covid-19 Rudyanto mengatakan, banyak anak yang tidak mengetahui pentingnya memakai masker pada masa pandemi ini. Akibatnya, mereka cenderung abai dan tidak mengenakan masker saat di luar rumah.

“Anak-anak seolah tidak mempedulikan adanya virus corona. Mereka bermain bebas di luar rumah tanpa bermasker. Mereka tidak bisa disalahkan karena belum memahami bahayanya virus dan manfaat memakai masker. Padahal virus covid-19 menyerang siapa saja tanpa mengenal usia,” terang Rudy.

Menyadari hal tersebut, pihaknya berupaya memberikan edukasi, agar anak-anak juga mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga, anak-anak terhindar dari virus Corona, tetap sehat dan ceria. Yanti