Sudah Bolehkan PTM untuk Anak Sekolah, Bupati Sragen: Anak Wajib Diantar Orangtua

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
  • Bagikan

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) atau sekolah luring akan dibuka mulai pekan depan.

Meski bersifat simulasi, dinas memberikan keleluasaan bagi sekolah yang sudah siap untuk menggelar PTM.

Namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sesuai surat kesepakatan bersama (SKB) 4 menteri tentang PTM di masa pandemi.

Di antaranya pembatasan jumlah murid yang masuk per rombel, persyaratan sarpras prokes hingga kesediaan Satgas di sekolah.

Baca Juga :  Masyarakat Sukoharjo Harap Bersabar Ya, Tunggu Turun Satu Level Lagi Car Free Day Bisa Digelar

“Nanti siswa masuk satu minggu maksimal 3 hari. Karena memang ada pembatasan jumlah siswa per rombel sehingga masuknya digilir,” papar Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (31/8/2021).

Suwardi menguraikan ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah. Salah satu persyaratan yang utama adalah izin orang tua.

Kemudian ada kelengkapan prokes di sekolah, tersedia satgas dan lainnya. Jika orang tua tidak mengizinkan, siswa nantinya tetap dilayani lewat daring.

Baca Juga :  Rudy Tegaskan Polemik Banteng-Celeng Tidak Lagi Dibesar-besarkan. Akui Lebih Dekat dengan Ganjar

“Teknisnya nanti tetap menerapkan jaga jarak. Seperti kemarin yang udah berjalan baik itu. Kemudian nanti maksimal dibatasi untuk TK dan PAUD hanya 5 anak yang masuk di kelas. Kemudian SD maksimal per rombel 15 siswa dan SMP 16 siswa. Dengan begitu otomatis rombel normal akan dimasukkan dua tahap sehingga anak hanya masuk 3 hari seminggu,” jelasnya.

Baca Juga :  Membaik, Sragen Hanya Tambah Satu Kasus Covid-19 dalam Sehari

Guna memastikan kesiapan, semua sekolah akan dilakukan pengecekan dalam pekan ini. Jika dirasa sudah memenuhi syarat, maka sekolah dibolehkan menggelar tatap muka.

Yang terpenting, ia meminta sekolah benar-benar menerapkan aturan seperti yang digariskan kementerian kesehatan maupun dari SKB 4 menteri terkait PTM. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/09/ptm-mulai-senin-bupati-sragen-larang-anak-anak-naik-ojek-online-wajib-diantar-orang-tua-tak-boleh-makan-di-sekolah/

  • Bagikan