Pemkab Sragen Diminta Tak Tebang Pilih Soal Hajatan di Masa PPKM

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi warganya  yang proaktif jika melihat pelanggaran PPKM dan langsung memberikan laporan ke Bupati.

“Warga itu sekarang mulai inceng-incengan. Itu loh kono ada hajatan, langsung lapor Bupati. Jadi nggak usah kita keliling semua warga sekarang proaktif melapor,” papar Bupati Sragen kepada JOGLOSEMARNEWS.COM ditemui Pemkab kemarin.

Baca Juga :  Sragen Barat Galang Serbuan Vaksin Covid-19, Ribuan Peserta Antusias

Sebagaimana diketahui, meski larangan hajatan sudah diserukan, sejumlah warga di beberapa wilayah di Sragen masih saja nekat menggelarnya.

Namun Bupati Sragen mengingatkan saat ini warga sudah semakin kritis dan akan saling mengawasi ketika ada pelanggaran soal hajatan.

Baca Juga :  Masyarakat Sukoharjo Harap Bersabar Ya, Tunggu Turun Satu Level Lagi Car Free Day Bisa Digelar

Bupati menyebut laporan soal warga yang nekat menggelar hajatan di masa PPKM masih sering masuk ke HP-nya.

Seperti yang terbaru di Desa Juwok, Kecamatan Sukodono di mana ada laporan masuk dari salah satu warga.

Baca Juga :  Polemik Banteng Vs Celeng, Relawan Dulur Ganjar, Sragen Kian Solid

“Kemarin di Juwok Sukodono ada salah satu warga lapor ke HP saya. Lapor Bu Bupati, tapi saat didatangi Camat ternyata hanya akad nikah tidak lebih dari 10 orang. Memang pasang kajang tapi kecil,” urainya.

  • Bagikan