GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Santri Gayeng Nusantara Terus Berbagi kepada Masyarakat Kurang Mampu

Wakil Gubernur Jawa Tengah dan sekaligus Panglima Santri Gayeng Nusantara, H. Taj Yasin Maimoen menyerahkan bantuan kepada seratus warga miskin dilakukan secara simbolis kepada takmir Masjid Jami Baitussalam, Kelurahan Tegalrejo, Kota Pekalongan, Sabtu (1/5/2021) petang lalu. Ist

PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS– Santri Gayeng Nusantara pimpinan KH. Taj Yasin Maimoen Zubair menggelar acara bakti sosial (baksos) dengan menyerahkan bantuan kepada seratus warga miskin di Kota Pekalongan.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada takmir Masjid Jami Baitussalam, Kelurahan Tegalrejo, Kota Pekalongan, Sabtu (1/5/2021) petang lalu.

Safari Ramadhan bakti sosial bertema “Santri Gayeng Nebar Seneng” tersebut, dihadiri sejumlah perwakilan penerima bantuan. Dalam acara itu, Panglima Santri Gayeng Nusantara Gus Yasin menyampaikan tausiyah tentang perjuangan Islam, serta pentingnya menumbuhkan sikap gotong royong dan saling menolong antar sesama, terlebih saat masa pandemi Covid-19.

Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin senantiasa mengajak umat muslim untuk selalu berbuat kebajikan. Terutama bersedekah karena dengan memanfaatkan harta di jalan Allah atau beramal maka dapat menolak marabahaya, termasuk bahaya wabah.

Gus Yasin berharap masyarakat meneladani sifat kedermawanan seorang sahabat Rosulullah, Utsman bin Affan. Sifat kedermawanan Utsman telah terbukti saat mampu memberikan bantuan atas berbagai persoalan yang tengah dihadapi umat muslim kala itu.

Sementara itu, Takmir Masjid Jami Baitussalam Tegalrejo, Bisri menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur Gus Yasin, atas bantuan yang diberikan untuk warga miskin di Tegalrejo dan sekitarnya. Ia berharap bantuan bahan pangan itu dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terimaksih atas pemberian ini. Mudah-mudahan apa yang diberikan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat penerima bantuan,” ucapnya.

Seusai penyerahan bantuan, tausiyah, wirid, dan berbuka bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah dengan imam Panglima Santri Gayeng Gus Yasin. Rombongan kemudian melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid SMK Syafii Akrom di Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan.

Selepas sholat tarawih Gus Yasin melanjutkan rangkaian acara yang terakhir, menuju pondok Pesantren Al-qur’an Buaran,

Gus Yasin juga memberikan tausiyah pada Acara Khotmil Qur’an Bil Ghoib dan Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut.

Dalam kesempatanya, Gus Yasin menyerahkan penghargaan dan hadiah masing-masing Rp 1 juta kepada 15 hafidz/hafidzoh bil ghoib yang diwisuda. Insentif khusus untuk para penghafal Al-Qur’an, sebagai bentuk perhatian Pemprov Jateng kepada hafidz dan hafidzoh di berbagai daerah Jawa Tengah. Ris I Satria