GROBOGAN.NEWS Pati

Seorang Bocah Dilaporkan Tenggelam di Sungai Silugonggo Juwana, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Tim SAR dan Relawan BPBD Pati terus berusaha mencari untuk menemukan korban tenggelam di Sungai Juwana. Foto : Istimewa.

PATI, GROBOGAN.NEWS-Proses pencarian seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Juwana atau yang biasa disebut Sungai Silugonggo terus dilakukan.

Anak yang tenggelam bernama Joseph Vino Kurniawan (15), warga Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana dilaporkan tenggelam di selatan Dermaga Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kamis (17/12) malam lalu.

Saat ini, Sat Polair Polres Pati bersama Tim SAR dan Relawan BPBD masih berusaha menemukan Joseph.

Baca Juga :  Pihak Asuransi Akan Dipanggil untuk Bantu Klaim Para Petani

Kasat Polair Polres Pati, Iptu Sutamto, saat dikonfirmasi,mengungkapkan, hingga kini, Sabtu (19/12) siang, pihaknya bersama tim SAR dan relawan BPBD masih melakukan pencarian.

Mengenai kronologi kejadian, ia menjelaskan, Kamis sekira pukul 17.00 WIB, Joseph bersama ketiga temannya, yakni H (16), MR (13), dan AFN (17) berboncengan mengendarai sepeda motor di Jalan Hang Tuah Desa Bajomulyo.

“Saat tiba di selatan Masjid Baitul Iman Bajomulyo, korban mengajak teman-temannya menuju ke atas kapal yang tengah sandar. Kemudian temannya, yakni MR, meloncat ke sungai dan berenang ke dermaga Desa Bendar,” terang dia.

Baca Juga :  Pihak Asuransi Akan Dipanggil untuk Bantu Klaim Para Petani

Dijelaskannya lebih detail, setelahnya Joseph mengikuti meloncat ke sungai. Namun, belum sempat berenang, ia terseret arus sungai.

Teman-temannya, yakni H dan AFN, yang masih berada di atas kapal pun berteriak minta tolong.

Adapun, MR berusaha menolong Joseph. Namun, akibat arus sungai terlalu deras, Joseph terbawa arus dan tenggelam.

Baca Juga :  Pihak Asuransi Akan Dipanggil untuk Bantu Klaim Para Petani

Ketiga teman Joseph kemudian pulang ke rumah masing-masing. Selanjutnya pada Jumat (18/12) malam mereka menuju rumah Joseph dan memberitahukan peristiwa ini pada kedua orang tuanya.

“Selanjutnya teman-teman korban mencari keberadaan korban di sekitar Dermaga Desa Bendar sampai Dermaga Pulau Seprapat. Namun, hingga malam hari korban tidak berhasil ditemukan,” jelas dia. Dian