GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Jumlah Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang Bertambah 114, Disiplin Prokes Terus Diperkuat

Ilustrasi Covid-19

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Penularan virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Magelang masih tinggi.

Hingga saat ini, jumlah warga terpapar Covid-19 di Kabupaten Magelang, kembali bertambah. Pada Jumat (11/12), diketahui ada tambahan 114 orang.

Dari sebanyak itu, 46 berasal dari swab masif. Total swab masif yang telah dilakukan hingga saat ini, ada 12.187 orang dengan 394 diantaranya terkonfirmasi positif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, peningkatan cukup tinggi ini dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya hasil tracing, kontak erat dan swab masif yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19.

“Swab masif yang dilakukan secara masal sampai saat ini, mengandung konsekuensi penambahan jumlah terkonfirmasi menembus seribu lebih. Namun hal itu justru bagus, karena mampu menemukan yang tersembunyi untuk dapat segera ditangani,” katanya.

Baca Juga :  Program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang Dimulai Bulan Februari 2021

Sebagai tindakan preventif agar tidak terus bertambah, kata Nanda, kuncinya disiplin protokol kesehatan.

“Jangan membuat dan sebisa mungkin menghindari kerumunan. Protokol kesehatan harus ditegakkan. Kegiatan di masyarakat yang berpotensi membuat kerumunan dibatasi hanya 50 orang saja,” kata dia.

“Permasalahan selama ini, di masyarakat masih sering ada potensi-potensi kerumunan. Terkait hal ini, kami minta pemerintah kecamatan dan desa untuk menegakkan protokol kesehatan,” pintanya.

Untuk tambahan 114 hari ini, terbanyak berasal dari Kecamatan Mertoyudan 17 orang. Kemudian dari Muntilan 14 orang; Sawangan 12 orang; Bandongan 10 orang ; Kaliangkrik 9 orang; Tempuran 9 orang; Secang 7 orang; Candimulyo 6 orang; Windusari 6 orang dan Salam 5 orang.

Baca Juga :  Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 Masih Aman, Pasien Covid-19 Tambah 29, Pasien Sembuh Bertambah 59 Orang

Selain itu juga berasal dari Srumbung 4 orang; Dukun 3 orang; Borobudur 3 orang; Mungkid 2, orang; Grabag 2 orang; Tegalrejo 2 orang dan satu orang tersebar di Salaman, Ngluwar dan Pakis.

Meski demikian, saat ini juga ada 38 orang yang sembuh. Sebanyak 15 diantaranya dari Tempuran, Mertoyudan 7 orang; Sawangan 4 orang; Ngluwar 4 orang; Tegalrejo 4 orang; Grabag 2 orang; dan satu orang di Muntilan dan Kaliangkrik.

Hari ini juga ada empat orang terkonfirmasi yang meninggal. Dua orang dari Mungkid dan dua dari Kaliangkrik.

“Dengan demikian, jumlah kumulatifnya menjadi 3.995 orang. Rinciannya, 1.074 dalam penyembuhan, 2.819 sembuh dan 102 meninggal,” ungkapnya.

Sementara pasien suspek, saat ini ada tambahan 3 orang. Selain itu juga ada 3 sembuh, satu meninggal dan 3 orang alih status menjadi terkonfirmasi.

Baca Juga :  Perpusda Temanggung Kembali Dibuka, Kedisiplinan Kepatuhan Protokol Kesehatan Ditingkatkan

Tiga orang yang alih status itu berasal dari Mertoyudan, Bandongan dan Mungkid.

“Jumlah kumulatifnya, kini menjadi 874 orang. Terdiri dari 55 dirawat, 27 menjalani isolasi mandiri, 33 sembuh dari isolasi mandiri dan 759 sembuh,” ujarnya. F Lusi