Pemkab Kudus Raih Penghargaan dari Kemenkumham, Pelayanan Publik di Kudus Wajib Kedepankan Kepedulian

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, H.M. Hartopo, menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly digelar secara virtual di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (14/12). Foto : Istimewa
  • Bagikan

Dalam sambutan Presiden RI, Joko Widodo, menyampaikan apresiasi kepada Komnas HAM dan para penggiat HAM.

Dirinya mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam penegakan HAM di tanah air.

Dengan pemenuhan dan perlindungan HAM, maka semakin meneguhkan Republik Indonesia sebagai bangsa yang beradab.

“Mari kita semuanya berperan aktif untuk menghormati hak pihak lain dan menjadi penanggung jawab atas terpenuhinya hak pihak lain. Dengan meningkatkan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM maka kita menjadi bangsa yang lebih beradab,” ujarnya melalui konferensi video.

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri Jadi Memomentum Membangun Semangat Berjihad Melawan Pandemi Covid-19

Sementara itu, Yasonna H Laoly, mengajak untuk menengok kembali sejarah panjang kemerdekaan Indonesia.

Para pendiri bangsa mengajarkan bahwa kemerdekaan memiliki arti dalam memberikan ruang kepada setiap orang untuk menyampaikan pendapat, berekspresi, berorganisasi dan menjalankan keyakinan atau agama yang diyakininya.

Baca Juga :  Awas. Pemberi Uang ke Pengemis di Kudus Bisa Disanksi Denda

“Kemerdekaan juga berarti tiap-tiap orang memiliki kesamaan hak diperlakukan sama dan adil di depan hukum, menikmati kehidupan sosial politik, bernegara dan bermasyarakat yang bebas tanpa diskriminasi. Tujuan keadilan sosial bagi semua orang adalah dimaksudkan bagi terwujudnya kedamaian,” katanya lewat konferensi video.

Terdapat 10 Kabupaten / Kota di Jawa tengah yang berhasil meraih penghargaan tersebut. Selain itu, Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM juga diserahkan kepada UPT Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa tengah.

Baca Juga :  358.560 Batang Rokok Ilegal Disita, Pemberantasan Rokok Ilegal Terus Digenjarkan

Dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, keseluruhan prosesi dilaksanakan secara terbatas dan merujuk pada tatanan kebiasaan baru (New Normal) dengan mematuhi protokol kesehatan 3M. Nor Ahmad

 

  • Bagikan