GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Asip-Sumarwati Ucapkan Selamat, Fadia-Riswadi Melenggang Pimpin Kabupaten Pekalongan

Paslon Bupati Pekalongan Asip Kholbih-Sumarwati, saat menggelar konferensi pers di rumah Sumarwati, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (10/12), kemarin. Foto : Istimewa

PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS-Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq-Riswadi (Dadi) memastikan kemenangan dengan meyakinkan dalam Pilkada Kabupaten Pekalongan 2020. Hasil ini tentunya menjadi kejutan di Kabupaten Pekalongan.

Menanggapi keunggulan dari pasangan calon 02 Fadia-Riswadi, paslon Bupati dan Wakil Bupati petahana Pekalongan Asip Kholbihi-Sumarwati (Pasti) pun telah mengakui kalah di Pilkada Pekalongan 2020. Paslon ini pun mengucapkan selamat atas kemenangan putri pedangdut almarhum A Rafiq, Fadia Arafiq, yang berpasangan dengan wakilnya Riswadi.

“Kami pasangan Pasti, Asip Kholbihi dan Ibu Sumarwati, pertama mengucapkan terima kasih seluruh warga Kabupaten Pekalongan. Hasilnya sudah kita ketahui bersama, berdasarkan real count yang kita miliki,” kata Asip Kholbihi, saat menggelar konferensi pers di rumah Sumarwati, Kecamatan Bojong, Pekalongan, Kamis (10/12).

“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Fadia dan Pak Riswadi yang telah memenangkan kontestasi Pilkada pada saat ini. Mudah-mudahan bisa melanjutkan pembangunan Kabupaten Pekalongan dengan baik,” imbuh Asip.

Asip juga berharap pasangan Fadia dan Riswadi bisa membuat Kabupaten Pekalongan lebih maju. Tak lupa, Asip mengapresiasi seluruh pendukungnya selama proses Pilkada Pekalongan berlangsung.

Baca Juga :  Para Perangkat Desa di Batang Ikuti Vaksinasi Covid-19

“Sekali lagi, saya mengucapkan selamat, mudah-mudahan bisa membawa Kabupaten Pekalongan lebih maju lagi, lebih sejahtera lagi, untuk kejayaan Kabupaten Pekalongan. Dan mohon maaf apabila di dalam kontestasi kemarin, banyak hal yang kurang berkenan, ada dinamika internal, itu saya kira wajar,” katanya.

“Tapi yang jelas, masyarakat sudah menilai, mana antara memilih pemimpin dengan membeli pemimpin,” tambah Asip.

Kemudian, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Kabupaten Pekalongan yang telah memberikan suaranya untuk memilih pada 9 Desember 2020.

Asip juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu

“Lalu TNI, Polri, serta para petugas yang telah menjalankan tugas dengan baik. Sampai ke pelosok-pelosok Kabupaten Pekalongan, saya ucapkan terimakasih yang sudah mengamankan Pilkada di Kabupaten Pekalongan,” imbuhnya.

Kemudian yang paling penting, kepada seluruh pendukung Asip Kholbihi-Sumarwati, para relawan, para tokoh-tokoh, dan masyarakat Kabupaten Pekalongan, Asip mengucapkan terimakasih atas dukungan selama ini.

“Saya mengucapkan maturnuwun, panjengan sudah bekerja, sudah berjuang sangat luar biasa, di luar kemampuan yang dimiliki.

Baca Juga :  Para Perangkat Desa di Batang Ikuti Vaksinasi Covid-19

Oleh karena itu, tidak ada kata lain kecuali mengucapkan jazakumullah assanal jaza, mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan temen-temen saya seperjuangan, terutama ibu-ibu, bapak-bapak semua, dari seluruh lapisan yang sudah bahu-membahu untuk memenangkan pasangan Pasti yang merupakan representasi dari kekuatan masyarakat.

Tetapi, takdir Allah SWT berkata lain. Kita sebagai umat Islam, umat yang beragama, tentu menerima qada dan qadar ini dengan lapang dada,” tandasnya.

Asip juga memohon maaf apabila di dalam kontestasi Pilkada beberapa hari yang lalu banyak yang kurang berkenan.

“Saya mohon maaf atas kejadian Pilkada kemarin, itu saya kira wajar. Tapi yang jelas, masyarakat sudah menilai, mana antara memilih pemimpin dengan membeli pemimpin,” tambahnya.

Sementara itu, Sumarwati mengatakan, keputusan dan takdir Allah SWT mengenai hasil ini ada hikmahnya.

“Sebagai paslon nomor satu, Asip-Sumarwati, tetap seperti yang disampaikan oleh pak Asip, keputusan Allah insyaallah ada hikmahnya.

Satu menit ke depan, satu jam, kemudian sebulan-setahun ke depan, kita tidak tahu. Tapi saya percaya, keputusan Allah ini ada hikmahnya,” katanya.

Baca Juga :  Para Perangkat Desa di Batang Ikuti Vaksinasi Covid-19

Sekedar diketahui, mengutip data real count dari timnya di lapangan, paslon Asip-Sumarwati meraih suara 241.109, sedangkan rivalnya Fadia Arafiq-Riswadi sebanyak 312.672. Jika dibandingkan selisih suara keduanya sebesar 71.553, jumlah tersebut diperoleh dari 2.163 TPS yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, dari pantauan hasil sementara di Sitem informasi rekapitulasi (Sirekap) KPU RI, hingga pukul Kamis (10/12) sekira 21.30  WIB, paslon Asip Kholbihi-Sumarwati meraih suara 42,8 persen, sedangkan paslon Fadia Arafiq-Riswadi meraih 57,2  persen. data tersebut diperoleh dari 1.106 TPS dari total 2.163 TPS atau masih 51, 13 persen.

Sebelumnya, Fadia dihadapan media dan pendukungnya, mengaku kemenangan yang diraihnya berkat kerjasama seluruh komponen. Kemenangan yang diraihnya juga merupakan kemenangan rakyat Kabupaten Pekalongan.

Kedepan, Fadia mengaku akan menepati janji-janjinya saat kampanye lalu diantaranya ialah program sekolah dan kesehatan gratis.

Fadia-Riswadi diusung oleh Golkar – PDI-Perjuangan, dengan partai pendukung PKS, PAN, dan partai Demokrat. Frieda