Tempat Evakuasi Sementara Pengungsi Gunung Merapi Terpantau via CCTV

Petugas dari Dinas Komunikasi Informatika Klaten tengah menunjukan layar pemantauan CCTV di Tempat Evakuasi Sementara (TES) untuk pengungsi Gunung Merapi di Desa Balerante dan Tegalmulyo. Foto Istimewa
  • Bagikan

Amin menjelaskan, pemasangan CCTV ini difokuskan pada titik pantau kedatangan pengungsi, bilik pengungsian dan dapur umum. Jadi nantinya jika ada tamu luar kota, tidak harus ke lokasi dan bertemu dengan pengungsi untuk menghindari kontak langsung.

Ia menekankan, di masa pandrmi Covid-19 ini pemerintah harus lebih hati-hati, terutama menghindari kontak langsung para pengungsi dengan banyak orang.

Baca Juga :  Mengenaskan, Pengendara Motor Ini Tewas dengan Kepala Tertusuk Dahan Talok

Terkait pengadaan CCTV yang dipasang di dua TES Desa Balerante dan Tegalmulyo, Amin mengatakan alat itu merupakan bantuan dari keluarga besar Kopri Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.

“Kemarin dari Korpri Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah membantu Rp25 juta untuk pengadaan CCTV pengungsi. Dua paket sudah dipasang di Balerante dan Tegalmulyo. Satu paket berikutnya akan dipasang di GOR Kalimosodo berjarak 3,5 km dari Desa Sidorejo. Untuk titik GOR Kalimosodo dibutuhkan radio wireless untuk memasukan jaringan internet,” ujar Amin.

Baca Juga :  Rudy Tegaskan Polemik Banteng-Celeng Tidak Lagi Dibesar-besarkan. Akui Lebih Dekat dengan Ganjar

Selain memasang kamera CCTV di lokasi pengungsian sementara, Dinas Kominfo Klaten juga telah menambah bandwidth di tempat yang sama. Untuk meningkatkan akses internet bagi para pengungsi, Pemerintah Kabupaten Klaten telah ditambah bandwidth menjadi 30 Mbps dari kuota awal 10 Mbps. Wawan

  • Bagikan