GROBOGAN.NEWS Solo

Untuk Ketiga Kalinya, Sragen Kembali Raih Penghargaan Bhumandala Rajata 2020 dari Badan Informasi Geospasial

Plt Bupati Sragen, Dedy Endriyatno saat menunjukkan penghargaan Bhumandala Rajata Geospasial 2020 / Humas

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Untuk ketiga kalinya,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kembali meraih penghargaan Bhumandala atas pengelolaan Simpul Jaringan Geospasial.

Berbeda dengan penghargaan sebelumnya, pada tahun 2020 ini Pemkab Sragen berhasil meraih Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) dari Badan Informasi Geospasial.

Penghargaan diterima langsung oleh Plt Bupati Sragen, Dedy Endriyatno di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (27/11/2020) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen, Dedy Endriyatno usai menerima penghargaan tersebut bersyukur sekaligus mengapresiasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena pada tahun 2020 ini penghargaan Bhumandala yang diraih Kabupaten Sragen mengalami peningkatan dibanding tahun genap sebelumnya. Yakni berhasil meraih Bhumandala Rajata (medali perak).

Baca Juga :  Gibran Buktikan Pernyataannya untuk Langsung Bekerja, Tinjau Kesiapan Vaksinasi dan PLTSa Solo  

Sebelumnya, pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Sragen mendapatkan Bhumandala Award kategori Simpul Jaringan Berkembang dan pada 2018 memperoleh Bhumandala Ariti (medali perunggu).

“Alhamdulillah, ada peningkatan prestasi, dengan lima kriteria penilaian yakni Kebijakan, Kelembagaan, Teknologi, Standar dan Sumber Daya Manusia (SDM). Penghargaan ini diterima karena Sragen berhasil mengembangkan dan memanfaatkan simpul jaringan dengan baik serta dapat dimanfaatkan baik oleh pemerintah sendiri maupun masyarakat,” terangnya.

Dedy menuturkan melalui simpul jaringan yang baik, maka pengelolaan hingga distribusi data geospasial menjadi lebih efektif, efisien serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Baca Juga :  Sering Beli Tembakau Gorila, Pemuda Asal Sukoharjo Ini Diringkus Polisi

Ia berharap, ke depan Pemkab Sragen dapat terus mengembangkan dan meningkatkan geospasial di lingkungan pemerintahan yakni dengan menyediakan semua data dalam 1 peta.

Misalnya, pembangunan daerah berkaitan dengan data infrastruktur, pemukiman, ekonomi, sosial, sosial budaya, pendidikan, data kemiskinan, dan masih banyak lagi data yang bisa disajikan dalam geoportal tersebut.

“Kemanfaatan informasi geospasial diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintah mulai dari perencanaan, hingga pengambilan keputusan,” harapnya.

Penilaian kinerja Simpul Jaringan dilakukan dengan melihat pembangunan 5 (lima) elemen Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) yaitu Kebijakan, Kelembagaan, Teknologi, Standar dan Sumber Daya Manusia.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Bantu Modal Usaha untuk Bocah Asal Sukodono yang Jadi Korban Perk0saan Beruntun

Diketahui, Penghargaan Bhumandala Rajata (Medali Perak) diraih Kabupaten Sragen bersama tiga Kabupaten lainnya di Indonesia yakni Kabupaten Bantul, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Data geospasial dapat diakses melalui geoportal.sragenkab.go.id serta beberapa webGIS, antara lain si-jalan.sragenkab.go.id yang berisi peta dan kondisi jaringan jalan kabupaten; rtlh.sragenkab.go.id yang berisi data rumah tidak layak huni; si-asna.sragenkab.go.id yang merupakan peta persebaran aset tanah Pemda. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di   https://joglosemarnews.com/2020/11/selamat-sragen-kembali-raih-penghargaan-bhumandala-rajata-2020-dari-badan-informasi-geospasial/