Belum Ada Kepastian 1.217 Calon Jamaah Haji 2020 Asal Sragen Bakal Diberangkatkan 2021

Hanif Hanani / Wardoyo
  • Bagikan

Hanif menyampaikan untuk umrah memang sudah dibolehkan tapi jumlahnya masih sangat terbatas. Kemudian ada pemberlakuan batas usia yakni hanya diperuntukkan bagi mereka yang usianya di bawah 50 tahun.

Meski belum ada kepastian keberangkatan, kegiatan penunjang para calhaj masih terus dilaksanakan. Seperti kegiatan manasik haji baik yang digelar lewat daring maupun yang digelar terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Nguri-uri Kesenian Tradisional Terus Berkumandang  

“Buku manasik juga sudah terdistribusi semua ke jemaah. Paspor juga, tinggal visa yang belum. Kalau visa nanti biasanya menjelang keberangkatan,” tandasnya.

Di sisi lain, Hanif menyampaikan arus pendaftar haji saat ini mulai stabil tinggi. Berdasarkan data yang masuk, kini setiap hari jumlah pendaftar haji di Sragen mencapai 16 orang perhari.

Baca Juga :  Wilayah Tanon dan Plupuh,  Sragen Dihajar Hujan dan Angin Kencang. 20 Rumah Rusak dan Sejumlah Pohon Bertumbangan

Padahal daftar tunggu haji Sragen saat ini sudah mencapai 23 sampai 24 tahun. Tingginya animo warga untuk daftar haji itu pula yang membuat Sragen masuk sebagai daerah dengan jumlah calhaj tertinggi di Soloraya.

“Iya benar Sragen ini jumlah calhajnya tertinggi Soloraya. Untuk ukuran daerah dengan jumlah penduduk kurang dari 1 juta, Sragen masuk tinggi karena hampir tiap tahun kuota hajinya sekitar 1100 sampai 1200. Hampir sama dengan Magelang yang penduduknya di atas 1 juta, kuotanya juga 1200 pertahun,” pungkasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Sering Selingkuh, Oknum Perangkat Desa Tanon Sragen Ini Didemo Warga

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2020/11/kabar-terbaru-nasib-1-217-calon-haji-sragen-kuota-2020-belum-pasti-bisa-berangkat-2021-pendaftar-haji-malah-terus-mengalir-capai-16-orang-perhari/

  • Bagikan